Capailah ILmu Sampai Kapanpun dan Di manapun

Sifat dan AKhlak RASULULLAH (1)

No Comments

Dari buku Ar-Rahiqul Makhtum, Bahtsun Fis-Sirah An-Nabawiyah Ala Shahibiha Afdhalish Shalati Was-Salam

Penulis : Syaikh Shafiyyur Rahman Al-Mubarakfury

Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam lain daripada yang alin karena kesempurnaan penciptaan disik dan akhlak beliau, yang tidak cukup hanya digambarkan lewat kata-kata.

Akibatnya, hati pasti akan mengagungkan dan menyanjung beliau, yang tidak pernah diberikan selain dari beliau. Orang-orang yang pernah hidup berdekatan dengan beliau pasti akan mencintai beliau, tidak peduli apapun yang bakal menimpa mereka.

Hal ini terjadi karena memang kesempurnaan diri beliau, yang tidak pernah dimiliki siapapun. Berikut ini akan dipaparkan ringkasan beberapa riwayat tang menjelaskan keindahan dan kesempurnaan fisik beliau, yang tentunya penjelasan ini pun masih sangat terbatas.

1. Keindahan Fisik
Ummu Ma’bad Al-Khuzaiyah pernah berkata tentang diri Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Salam. Dia menggambarkan beberapa sifat beliau dihadapan suaminya, saat beliau lewat di kemahnya dalam perjalanan hijrah ke Madinah,”.

Dia sangat bersih, wajahnya berseri-seri, bagus perawakannya, tidak merasa nerat karena gemuk, tidak bisa dicela karena kepalanya kecil, elok dan tampan, di matanya ada warna hitam, bulu matanya panjang, tidak mengobral bicara, lehernya panjang, matanya jelita, memakai celak mata, alisnya tipis, memanjan dan bersambung, rambutnya hitam, jika diam dia tampak berwibawa, jika berbicara dia kelihatan menarik.

Dia adalah orang yang paling elok dan menawan dilihat dari kejauhan, bagus dan manis setelahh mendekat, bicaran manis, rinci, tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak, bicaranya seakan-akan merjan yang tertata rapi dan landai, perawakannya sedan-sedang, mata yang memandangnya tidak lolos karena perawakannya yang pendek dan tidak sebal karena perawakannya yang tinggi, seakan satu dahan di antara dua dahan, dia adalah salah dari tiga orang yang paling menarik perhatian, paling bagus tampilannya, mempunyai rekan-rekan yang menghormatinya, jika beliau berbicara mereka menyimak perkataannya, jika beliau memberikan perintah, mereka bersegera melaksanakan perintahnya, dia orang yang ditaati, disegani, dikerumuni orang-orang, wajahnya tidak memberenggut dan tidak pula orang diremehkan.”

 
Posted in: Aqidah, Moral of the story

Leave a Reply